Kali ini Anda bisa memperoleh passive income dari aset investasi yang menguntungkan dengan hanya memerlukan trading saham modal 10 juta. Bahkan dapat mengalokasikannya ke instrumen penanaman modal terbaik. Harapannya pun bisa mencegah resiko pengurangan nilai aset akibat inflasi.

Rekomendasi Investasi Trading Saham Modal 10 Juta

Sebelum memulai untuk berinvestasi, Anda pun harus memastikan terlebih dahulu dalam pemilihan produk yang sesuai dengan tujuan, resiko, jangka waktu dan finansialnya. Harapannya nantinya akan mendapatkan keuntungan sesuai perencanaan finansial. Berikut beberapa rekomendasinya:

  1. Reksa Dana

Reksadana merupakan sarana untuk menghimpun dana masyarakat pemodal yang nantinya manajer investasi akan mengalokasikan kepada portofolio efek. Instrumen ini pun cocok bagi seorang investor belum mempunyai keahlian secara khusus dan tidak perlu dalam mengeluarkan banyak waktu.

Sebelum memulai investasi ini, Anda pun bisa mengenali produk reksa dana terlebih dahulu. Dua hal penting harus diketahui yakni jangka waktu investasi dan profil risiko. Jadi penting untuk mengenali beberapa jenis-jenis produknya sebelum menentukan pilihan.

  1. Emas

Emas sendiri merupakan logam mulia yang mempunyai nilai cenderung mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Aset ini pun juga mampu menjaga kekayaan seseorang dari risiko inflasi dan juga ekonomi dunia ketika sedang tidak stabil. Maka dari itu, emas dianggap sebagai instrumen aset paling populer.

Sebagai aset yang dinilai safe haven, emas pun bisa mengoptimalkan keuntungan dari modal investasi hanya dalam waktu 5 tahun saja. Jadi ketika ingin mempersiapkan tujuan keuangan jangka panjang, maka Anda bisa memilih instrumen ini sebagai pilihan terbaik.

  1. SBN

SBN sendiri merupakan surat berharga milik negara yang diterbitkan langsung oleh Pemerintah Indonesia pada masyarakat investor. Pemerintah juga sudah menjamin mengenai keamanan bagi warga untuk melakukan investasi. Bahkan hal ini juga aman kepada kalangan investor pemula.

Mereka bisa mengoptimalkan penghasilan tersebut dalam waktu 2 hingga 3 tahun. Lewat Undang-Undang, pemerintah juga sudah menjamin pemberian imbal hasil dalam bentuk kupon tiap bulannya. Imbal tersebut juga cenderung lebih tinggi daripada suku bunga deposito per tahunnya.

  1. Saham

Saham sendiri merupakan penyertaan modal investor pada suatu perusahaan. Investor juga memiliki kesempatan untuk memiliki kepemilikan perusahaan secara terbuka. Aset ini terasa sangat cocok bagi Anda yang ingin mendapat return tinggi dan berani apabila harus menghadapi berbagai jenis resiko.

Pastikan Anda juga memilih perusahaan dengan reputasi dan fundamental yang baik. Tidak hanya itu saja, investor pun juga mempunyai izin untuk beroperasi di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Sesudah mengalokasikan sebanyak 10 juta, maka harus tahu bagaimana kondisinya.

  1. NFT atau Non Fungible Token

NFT merupakan sebuah aset digital berbasis blockchain yang tidak bisa tergantikan nilainya. Dalam praktiknya akan merekam semua transaksi termasuk harga, data kreator sampai histori kepemilikan asetnya. NFT juga menjadi aset digital yang mampu mewakili nilai barang berharga.

Barang ini bisa berupa karya seni seperti video, games, foto ataupun musik. Harga jualnya mengacu kepada reputasi seniman, kualitas yang subjektif dan kreativitas dari karya seni. Untuk memulainya, cobalah menjual atau membeli aset ini di marketplace.

  1. Deposito

Instrumen untuk investasi berikutnya yang bisa Anda pilih adalah deposito. Nilai maksimal di dalam simpanan uang adalah sebanyak Rp 2 miliar di bawah jaminan Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. Jadi Anda pun dapat mengatakan deposito ini menjadi instrumen investasi dengan resiko rendah.

Namun di sisi lain sebenarnya keuntungan yang Anda dapatkan juga terbatas. Bisa memperoleh untung sekitar 4 hingga 7% pun. Meski begitu, jumlah ini juga sudah berada di atas suku bunga tabungan sehingga tergolong ke dalam pendapatan lumayan menjanjikan bagi para investor muda.

Ada berbagai jenis instrumen yang bisa Anda pilih selain memulai trading saham modal 10 juta. Tentu saja hal ini terasa begitu menguntungkan mengingat bahwa dalam berinvestasi biasanya memerlukan modal dalam jumlah banyak. Jadi tidak ada salahnya jika ingin mencoba dengan dana seadanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *