Salah satu hal yang perlu Anda pelajari dalam dunia investasi adalah perbedaan trading saham dan investasi saham. Terlebih langkah ini termasuk salah satu cara untuk memperoleh keuntungan dalam jangka waktu tertentu. Oleh sebab itu, jangan sampai asal-asalan melakukannya.

Ketahui Dahulu Apa itu Saham

Sebelum memahami perbedaannya, usahakan untuk mempelajari lebih jauh mengenai seluk beluk saham. Yakni sebuah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan berupa klaim atas penghasilan maupun kekayaan perseroan. Saat ini sendiri setiap orang mempunyai kesempatan untuk memilikinya.

Dengan begitu, apabila Anda membeli sebuah saham, maka secara otomatis termasuk sebagai salah satu pemilik perusahaannya. Hal ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri mengapa ada banyak orang mencoba untuk menggeluti bidang tersebut.

Pasalnya, mereka juga tidak hanya mempunyai kepemilikan saja. Seseorang yang sudah membeli saham dapat memperoleh pembagian hasil atas perusahaan itu sendiri. Terbukti dengan semakin banyak peminatnya baik di Indonesia maupun luar negeri.

Pengertian Investasi Saham

Merupakan aktivitas menanam modal pada perusahaan yang sudah resmi terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) sehingga memperjual-belikan sahamnya. Perlu Anda ketahui bahwa investasi disini mempunyai sifat pasif. Dengan begitu, investor tidak akan menjalankan usahanya secara langsung.

Artinya, Anda sebagai investor hanya akan menginvestasikan sejumlah dana agar nantinya dapat perusahaan kelola sesuai kebutuhan mereka. Tentu saja hal ini mirip dengan berbisnis sehingga manfaatnya bisa saja tidak pengguna dapatkan.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui informasi perusahaan secara menyeluruh sebelum memutuskan untuk menanamkan modal sebelum melakukan investasi tersebut. Pasalnya, investor tentu perlu mengelola faktor resikonya dengan baik agar berpotensi mendapatkan untung.

Pengertian Trading Saham

Perlu Anda ketahui, bahwa trading saham berarti sebuah kegiatan baik itu menjual atau membeli saham dengan manfaat fluktuasi harga pasar per hari. Jika sebelumnya investasi mempunyai sifat pasif, maka berbeda dengan istilah satu ini.

Pasalnya, Anda sebagai trader akan memerlukan waktu untuk melakukan analisa saham. Tidak hanya itu saja, mereka juga perlu mengambil keputusan mengenai waktu sekaligus harga terbaik apabila ingin melakukan transaksi saham agar terhindar dari resiko kerugian.

Sampai saat ini sendiri tidak sedikit orang yang mencoba menggeluti dunia trading tersebut. Adapun tujuannya adalah untuk memperoleh capital gain terbaik atas selisih harga yang sedang terjadi, terutama ketika Anda menjualnya dan membelinya sesuai kebutuhan,

Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham

Setelah memahami beberapa pengertian di atas, kurang lengkap rasanya apabila belum mengetahui perbedaannya. Terlebih, kedua istilah tersebut memang berbeda satu sama lainnya. Oleh sebab itu, jangan sampai salah menafsirkannya. Agar lebih jelas, simak ulasan di bawah ini:

  1. Perbedaan Prinsip

Saat seseorang melakukan trading dan investasi saham, maka umumnya perbedaan terletak pada masing-masing prinsipnya. Contohnya saja seorang investor cenderung memiliki prinsip buy and hold saat berinvestasi. Hal ini karena penanaman modal akan dilakukan dalam jangka panjang.

Dengan begitu, seorang investor umumnya tidak akan terlalu peduli atas kenaikan maupun penurunan harga saham. Kemudian trader akan memegang prinsip buy and sell. Mereka akan membeli saham pada harga tertentu kemudian menjualnya dalam jangka waktu pendek jika saham sudah sesuai harganya.

  1. Perbedaan Resiko

Jika memperhatikan resiko antar keduanya, maka lebih rendah investasi daripada trading saham. Hanya saja hasilnya juga terbilang jauh lebih rendah. Seorang investor sendiri umumnya akan lebih selektif dalam memilih perusahaan sehingga perlu memastikan fundamentalnya baik.

Berbeda dengan seorang trader saham yang resiko kegiatannya jauh lebih tinggi. Terlebih terdapat pilihan saham kelas tiga atau yang baru terdaftar di bursa efek. Mereka bisa saja memilihnya karena harga lebih murah akan tetapi berpotensi mengalami kenaikan.

  1. Perbedaan Analisis

Perlu Anda pahami, bahwa seorang investor saham nantinya akan cenderung menanam modal mereka dalam jangka panjang. Tidak heran jika analisis yang digunakan adalah fundamental dari sebuah perusahaan. Yakni informasi dasar seperti kinerja, laporan keuangan, perkembangan saham, dan lainnya.

Sedangkan seorang trader umumnya akan melakukan analisis teknikal. Dengan begitu, mereka dapat lebih mudah dalam mengecek pergerakan harga saham terutama dalam jangka pendek. Pasalnya, hal tersebut termasuk sangat sensitif terhadap kondisi pasar.

Itu dia informasi mengenai berbagai perbedaan trading saham dan investasi saham. Sekarang Anda tentu sudah mempelajari apa saja perbedaannya sehingga dapat lebih mudah apabila ingin melakukan salah satu dari kegiatan tersebut sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *