Tahukah Anda, bahwa seseorang bisa saja mengalami kerugian saat berinvestasi saham. Hal itulah mengapa sangat penting melakukan money management trading saham. Dengan begitu, keuntungan tidak akan habis dalam sekejap meski mengalami rugi. Oleh sebab itu, ketahui caranya lebih lanjut.

Kenali Dahulu Apa itu Money Management Saham

Money management pada dasarnya merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh investor yakni dengan merencanakan alokasi dana investasi. Seperti alokasi cadangan kerugian, dana investasi, dana trading, dan lain sebagainya. Lantas, apa saja tujuan melakukan langkah-langkah seperti ini?

Adapun tujuannya adalah agar seorang trader maupun investor mempunyai acuan mengenai bagaimana cara yang paling aman dalam mencapainya. Apabila mereka tidak menerapkan money management, maka tentu saja akan lebih sulit dalam mengetahui kemungkinan resiko yang muncul.

Terlebih, kehadiran resiko di dalam dunia saham tersebut nantinya dapat menyebabkan seluruh dana investasi menjadi habis tidak tersisa. Tentu saja sangat penting menerapkan money management sebagai salah satu solusi paling efektif dalam mengatasinya.

Bagaimana Cara Money Management Trading Saham?

Money management umumnya mengacu pada proses alokasi tabungan, penentuan anggaran, hingga melakukan evaluasi keuangan. Dengan begitu akan lebih mudah bagi trader maupun investor dalam mengambil keputusan. Agar lebih jelas, simak beberapa cara menerapkan selengkapnya di bawah ini:

  1. Menentukan Porsinya

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan mana fokus utamanya saat terjun ke dunia saham. Apakah trading atau investasi? Tentu saja terdapat perbedaan cara dalam menjalankan money management sehingga penting memahami prioritasnya.

Artinya, apabila Anda cenderung lebih fokus pada bidang trading maka mempunyai porsi lebih besar dari pada investasi pada seluruh dananya. Dengan begitu, perlu melakukan review money management lebih sering lagi sehingga lebih cocok bagi mereka yang mempunyai banyak waktu.

  1. Money Management Trading Saham

Apabila Anda sudah masuk ke dalam dunia trading sahan, maka tentu saja perlu memperoleh keuntungan dalam jangka pendek sehingga frekuensi jual belinya terbilang jauh lebih besar. Dalam hal ini sendiri dana yang perlu dialokasikan adalah sekitar 40% saja dari 100 juta.

Kemudian seluruhnya Anda perlu membelikan saham yang sama. Setelah itu, alokasikan pembagiannya sesuai ekspektasi keuntungan maupun resikonya. Contohnya saja saat ingin memperoleh untung sebanyak 20% per tahun maka resikonya perlu terbatas setengahnya yaitu 10%.

  1. Money Management Investasi Saham

Apabila Anda ingin masuk ke dunia investasi, maka penting menentukan berapa banyak saham yang dimiliki. Kemudian dalami sahamnya secara up to date berdasarkan perkembangannya. Semakin banyak jumlah investasinya maka tentunya semakin memerlukan waktu lebih lama.

Akan tetapi, tidak harus membeli saham dalam jumlah banyak. Cukup alokasikan dana sekitar 60% saja untuk investasi saham. Kemudian jangan terlalu banyak juga memilih saham setidaknya 3 terbesar yang ada di daftar bluechip saja sudah cukup sehingga lebih fokus.

  1. Lakukan Review Berkala

Langkah terakhir adalah dengan melakukan review secara berkala. Hal ini agar nantinya proporsi dari investasi maupun trading benar-benar sesuai berdasarkan rencana di awal. Setidaknya Anda perlu melakukannya selama sekali setahun atau lebih.

Apabila terdapat jumlah dana alokasi yang jauh lebih besar dari targetnya, maka pastikan memindahkannya ke alokasi lain. Untuk proses investasi sendiri dapat Anda ubah mengikuti resiko sekaligus waktunya terlebih apabila sudah memahami mengenai hal ini.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menerapkan Money Management

Perlu Anda ketahui, bahwa proses money management dapat dilakukan sebelum maupun sesudah trading atau investasi. Dengan begitu, investor maupun trader dapat melakukan investasinya lebih lanjut. Caranya adalah memperhatikan kondisi keuangan masing-masing.

Memahami kondisi keuangan sebelum berinvestasi tersebut nantinya akan membantu Anda dalam mencegah kerugian ke depannya. Terlebih jika masih mempunyai utang cukup banyak. Usahakan hal tersebut tidak sampai mengganggu stabilitas dananya.

Dalam hal ini sangat penting juga untuk tidak melakukan trading maupun investasi dari hasil pinjaman. Ketahui kondisi keuangan kemudian sesuaikan agar bisa membuat strategi paling tepat. Jangan lupa juga menentukan apa tujuannya agar nantinya dapat lebih mudah mencapainya.

Itu dia informasi lengkap mengenai beberapa cara melakukan money management trading saham. Tentu saja sangat penting bagi Anda untuk menerapkannya. Terlebih langkah tersebut bahkan sudah sering digunakan bagi mereka yang sudah berhasil melakukan investasi saham sehingga jangan melewatkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *