Bagi Anda yang memiliki modal kecil namun ingin tetap berinvestasi, nyatanya ada beberapa trading saham modal 100 ribu. Ini artinya hanya perlu membelinya dengan uang 100 ribu saja sebagai pembelian awalnya. Meski labanya tidak sebanyak biasanya, tidak ada salahnya jika mencobanya.

Daftar Saham yang Bisa Anda Beli 100 Ribu

Saat ini sudah cukup banyak orang yang berani untuk memulai trading saham namun dengan modal terbatas. Anda pun tidak perlu khawatir karena bisa membeli saham hanya bermodalkan Rp 100 ribu saja. Lantas saham mana saja dapat Anda beli dengan modal awal murah? Berikut daftarnya

  1. GOTO

Rekomendasi pertama adalah GOTO yang merupakan kode emiten adari perusahaan Gojek Indonesia Tbk. Perusahaan ekosistem digital basis teknologi ini merupakan hasil gabungan dari ride hailing Gojek bersma Tokopedia. Pada bulan Mei lalu,  harga saham GOTO berada di Rp 200 untuk membeli 1 lot.

Jika Anda ingin membeli harga saham satu lot, maka bisa memerlukan modal sebesar Rp 20 ribu saja. Berdasar laporan keuangannya per September tahun lalu, pendapatan bersih dari perusahaan ini bisa mencapai angka Rp 3,4 triliun. Hal ini menunjukkan adanya kenaikan dari periode sama di tahun 2020

  1. HMSP

HMSP merupakan kode emiten milik PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. Perusahaan ini memiliki fokus utama di bidang manufaktur. Selain itu juga bergerak dalam perdagangan rokok kretek. Pada penutupan bulai Mei lalu, harga saham HMSP berada pada level Rp 1.025 untuk satu lotnya.

Jadi jika Anda membeli satu lot HMSP untuk 100 lembar saham maka hanya mengeluarkan Rp 102.500 saja. Pada kuartal pertama di tahun ini, HMSP berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 1,91 triliun. Hal ini menunjukkan adanya penurunan sebesar 25,95% dari periode sama di tahun sebelumnya 2020.

  1. BRPT

Selanjutnya adalah BRPT yang merupakan salah satu rekomendasi saham dimana Anda bisa membeli hanya sebesar Rp 100 ribu saja. BRPT adalah kode emiten dari PT Barito Pacific Tbk. Utamanya bergerak di bidang industri petrokimia. Kegiatan bisnis terbagi dalam empat segmen di Indonesia.

Empat segmen tersebut meliputi petrokimia, properti, pembuatan produk dari kayu dan perkebunan. Pada penutupan Mei tahun ini, harga saham BRPT sebesar Rp 825. Jadi jika Anda membeli satu lor maka membutuhkan modal awal sebesar Rp 82.500 dengan catatan laba bersih US$ 9,352 juta.

  1. MTEL

MTEL adalah kode emiten milik perusahaan PT Dayamitra Telekomunikasi. Menjadi anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia TBk. (TLKM) yang sudah terkenal di Indonesia dengan bergerak di bidang infrastruktur komunikasi.

Harga saham pada penutupan bulan Mei tahun ini berada di level Rp 685. Jadi modal yang Anda butuh untuk membeli satu lotnya bahkan tidak mencapai Rp 100 ribu karena hanya memerlukan Rp 68.500 saja. MTEL telah mencatat laba bersih di akhir Maret kemarin sebesar Rp 1,87 triliun atau naik 21,45%.

  1. BUKA

Berikutnya adalah BUKA yang menjadi kode emiten dari PT Bukalapak.com. Bergerak di bidang e-commerce dengan status unicorn dan memiliki nama sama yakni Bukalapak. Harga saham milik BUKA pada penutupan bulan Mei kemarin adalah Rp 782, jadi untuk beli satu lot sebesar Rp 28.200 saja.

Emiten dengan kerugian bersih sebesar Rp 324 miliar pada kuartal pertama di tahun ini. Selain itu juga sukses membalikkan nasib melalui catatan laba bersih senilai Rp 14,54 triliun. Angka ini naik sebesar 4,5% daripada tahun sebelumnya.

  1. PWON

PWON adalah milik dari PT Pakuwon Jati Tbk yang merupakan perusahaan developer properti. Fokus wilayahnya adalah Surabaya dan Jakarta. Selain itu juga menjadi holding company dari Pakuwon Group. Harga saham PWON pada penutupan bulan Mei kemarinadalah Rp 505.

Modal yang Anda butuhkan untuk membeli satu lot saham adalah Rp 50.500 bahkan tidak mencapai Rp 100 ribu. Sepanjang tahun 2021, emiten ini mencatat laba bersih sebesar Rp 1,38 triliun. Seiring dengan kenaikan ini, membukukan keuntungan dengan kenaikan 43,82%.

Itulah tadi daftar emiten yang memungkinkan Anda bisa trading saham modal 100 ribu. Tidak ada hal tidak mungkin jika ingin memulainya asalkan ada niat dan kemauan belajar sekalipun modal awalnya masih terbatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *