Saham vs forex memiliki perbedaan yang wajib untuk diketahui. Hal ini dikarenakan keduanya tergolong paling populer dalam dunia investasi. Investasi yang dilakukan pada kedua jenis pasar tersebut sangat menguntungkan.

Meskipun kedua produk tersebut memiliki risiko cukup tinggi, namun banyak orang yang tertarik untuk menjalankannya. Anda baru bisa melakukan transaksi setelah memiliki akun.

Caranya dengan mendaftar di perusahaan broker. Oleh karena itu, Anda harus memilih broker terbaik yang ada di Indonesia. Dengan demikian, transaksi dapat berjalan lancar sehingga akan meraih keuntungan besar.

Mengenal Perbedaan Antara Saham vs Forex

Semua jenis investasi memiliki risiko. Bagi Anda yang masih bingung dalam memilih apakah akan berinvestasi di pasar saham atau forex, maka silahkan simak perbedaan keduanya dalam pembahasan berikut ini.

  • Instrumen yang Diperjualbelikan

Pada pasar saham, instrumen yang diperdagangkan berupa surat bukti kepemilikan perusahaan. Trading saham pada umumnya tidak membandingkan nilainya dengan perusahaan lain.

Berbeda dengan forex yang menggunakan instrumen berupa mata uang dari berbagai negara di dunia. Nantinya, nilai mata uang suatu negara akan dibandingkan dengan mata uang dari negara lain.

  • Analisis Fundamental

Perbedaan saham vs forex juga dapat dilihat dari analisis fundamental. Sedangkan, untuk analisis teknis dari kedua produk tersebut kurang lebih sama.

Analisis fundamental untuk saham menggunakan 2 pendekatan, yaitu bottom up analysis dan top bottom analysis. Keduanya digunakan menganalisis kondisi keuangan suatu perusahaan dan kondisi ekonomi negara.

Namun, mata uang yang diperdagangkan harus berlaku sah pada suatu negara. Dengan demikian, analisis fundamental untuk forex menggunakan komponen utama kebijakan otoritas moneter dan kondisi perekonomian negara penerbitnya.

  • Regulator

Semua instrumen pasar modal umumnya diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia. Oleh karena itu, Anda harus memilih perusahaan sekuritas saham yang mempunyai izin dari OJK sehingga bersifat legal.

Selanjutnya, saham vs forex dibedakan berdasarkan regulatornya. Perdagangan forex regulatornya adalah BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Lembaga tersebut berada di bawah otoritas Kementerian Perdagangan.

  • Kapan Waktu Pasar Buka

Perbedaan lainnya yaitu berdasarkan jam perdagangan. Saham diperdagangkan sesuai jam yang berlaku pada bursa terkait. Apabila ingin menjalankan 24 jam, maka harus melakukan transaksi di bursa negara lain.

Berbeda dengan forex yang dapat dilakukan selama 24 jam sepanjang tahun, kecuali terdapat masalah pada sistem bursa. Pasar forex dunia memiliki 3 sesi. Setiap sesi biasanya berlangsung selama 8 jam.

  • Fasilitas Leverage

Biasanya broker menawarkan fasilitas leverage. Fasilitas leverage dibedakan berdasarkan tingkat rasionya. Pada forex, tingkat rasionya 100:1 atau lebih besar, yaitu 500:1.

Jika Anda mempunyai modal Rp 1.000.000 maka berkesempatan membeli mata uang dari negara lain sebesar Rp 100.000.000 atau Rp 500.000.000. Perbedaan tingkat rasio saham vs forex yaitu pada saham 4:1.

Dengan demikian, jika uang yang dimiliki Rp 1.000.000, maka maksimal hanya bisa membeli saham Rp 4.000.000. Fasilitas leverage dan bunganya harus dikembalikan ke perusahaan broker sesuai batas waktu.

  • Sumber Keuntungan

Keuntungan saham diperoleh dari selisih harga jual dan beli (capital gain) dan dividen. Dividen merupakan keuntungan perusahaan yang dibagikan ke investor. Sedangkan, untuk forex keuntungan hanya dari capital gain.

Hal ini dikarenakan tidak ada dividen. Namun, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dengan adanya penawaran selisih suku bunga dari negara penerbit pasangan mata.

Tujuan seseorang melakukan investasi adalah ingin memperoleh keuntungan. Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi, Anda wajib mengenal apa saja perbedaan dari saham vs forex.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *